Berkat David Raya Arsena Keluar Dari Kutukan

Berkat David Raya Arsena Keluar Dari Kutukan

Berkat David Raya Arsena Keluar Dari Kutukan – Berkah David Raya, Arsenal memutuskan memo kurang baik di sesi 16 besar Aliansi Champions dalam 7 versi terakhir dan memberhentikan mimpi kurang baik dalam sesi adu denda. Kiper asal Spanyol itu menepis 2 pelaksana Porto untuk menolong” Sang Bedil pekatu” maju ke perempat akhir buat awal kali semenjak 2010.

Menempuh adu denda kesatu pada tahap gugur Aliansi Champions, Rabu( 13 atau 3 atau 2024) dini hari Wib, di Stadion Emirates, tampaknya tidak membuat Raya aneh. Kiper berumur 28 tahun itu mengawali adu denda dengan tidak bagus sebab beranjak ke arah bertentangan dengan target bertembakan penendang awal Porto, Eduardo” Pepe” Cossa.

Tetapi, sehabis itu, Raya sanggup membaca dengan bagus arah tembakan 3 pelaksana Porto yang lain, ialah Wendell, Marko Grujic, serta Galeno. Tidak semata- mata sanggup membaca target bertembakan ke bagian kiri gawangnya, Raya pula dapat menepis 3 tembakan itu.

Dengan akhir jemari, Raya menghalau sepakan Wendell yang kesimpulannya membentur pilar gawang. Beliau juga luang menepis sepakan Grujic walaupun kesimpulannya bola senantiasa menggetarkan jaring gawangnya. Kemenangan Arsenal didetetapkan oleh tepisan Raya kepada tembakan Galeno. Arsenal meregang karcis ke sesi 8 besar berkah kelebihan adu denda, 4- 2.

Sepanjang 120 menit, Sang Bedil pekatu menang 1- 0 untuk membandingkan hasil akumulasi jadi 1- 1. Tidak hanya Leandro Trossard yang mengecap berhasil di menit ke- 41, Raya pula menyuguhkan penampilan berarti buat melindungi gawang regu tuan rumah nirbobol. Beliau melaksanakan 3 pengamanan, paling utama menepis sepakan penyerbu Porto, Evanilson, di menit ke- 21.

Jika Raya tidak sanggup menghalau sepakan kesatu Porto di Emirates, kodrat perlombaan hendak lebih berpihak regu pengunjung. Perihal itu memperbesar langgengnya sumpah Arsenal di sesi 16 besar buat jadi 8 versi.

Raya membenarkan, ambisinya merupakan melindungi gawang tidak kerasukan berhasil di peperangan kedua itu. Bagi ia, skuad Arsenal sudah menempuh kewajiban regu yang amat bagus. Tidak hanya nirbobol, pemeran depan sudah membuktikan pemastian buat menumbangkan pertahanan kuat Porto.

” Perihal yang penting merupakan kita melindungi gawang tidak kerasukan, kemudian mengecap berhasil buat lulus. Itu merupakan style sepak bola yang diperlukan buat tampak di sesi perempat akhir. Aku amat suka, kita hendak memperingati bersama serta menikmati malam ini,” tutur Raya pada TNT Sportsselepas peperangan.

Seluruh pemeran Arsenal menghadiri Raya buat memperingati kesuksesan mereka mendobrak sesi perempat akhir. Kiper persediaan Arsenal, Aaron Ramsdale, merupakan pemeran terakhir yang dipeluk Raya saat sebelum seluruh pemeran berakhir melaksanakan keramaian pendek itu.

Raya luang berdialog pendek serta memberi senyum dengan kawan sekalian rivalnya buat jadi kiper penting Sang Bedil pekatu.

Setelah itu, Raya mendatangi Administrator Mikel Arteta yang menyongsong dirinya dengan senyum semringah serta dekapan hangat. Sepanjang nyaris 10 detik kedua wujud itu berpelukan.

Saat sebelum mengarah ruang ubah, Raya juga memberi keramaian dengan fans kecil Arsenal. Beliau membagikan jersei serta handuk putih yang dibawanya pada 2 pendukung kanak- kanak Arsenal yang bawa karton bertuliskan perkataan sokongan pada Raya.

Raya layak memperingati itu. Beliau pula memberhentikan kodrat kurang baik Arsenal pada adu denda di pertandingan antarklub Eropa. Dalam 5 peluang adu denda di Eropa lebih dahulu, Arsenal memakan 3 kegagalan, tercantum pada sesi 16 besar Aliansi Europa masa kemudian anti delegasi Portugal lain, Sporting Lisbon.

” Ini merupakan perasaan luar lazim untuk aku dengan cara bibir69 perorangan. Main awal kali di Aliansi Champions serta membawakan klub ke perempat akhir buat awal kali semenjak bertahun- tahun,” tuturnya.

Beliau meningkatkan,” Kita melatih denda dalam banyak peluang di tahun ini. Kegiatan keras bersama instruktur kiper serta regu kesimpulannya terbayarkan. Sejujurnya, aku merasa sepatutnya dapat melaksanakan 3 pengamanan( di adu denda).”

Bukayo Tiang, penyerbu kapak Arsenal, telah beranggapan hendak merasakan malam yang eksklusif di Emirates. Beliau tidak kurang ingat mengapresiasi sokongan tidak berubah- ubah dari partisan yang membagikan desakan antusias pada pemeran. Tiang pula mengatakan kedudukan besar Raya.

” David Raya cemerlang, aplaus layak diserahkan kepadanya. Beliau memenangkan kita di game ini dengan 2 penyelamatannya,” cakap Tiang, dikutip halaman UEFA.

Sehabis meregang karcis sesi 8 besar kesatu dalam 14 tahun, bagi Rio Ferdinand, peraih titel Aliansi Champions 2007- 2008 bersama Manchester United, Arsenal memperoleh momentum serta keyakinan diri seusai menaklukkan Porto buat tampak di sesi selanjutnya. Terlebih, lanjut Ferdinand, Stadion Emirates teruji jadi baluarti serta tempat yang tidak ramah untuk tiap pengunjung.

Di Aliansi Champions masa ini, Arsenal belum sempat kerasukan berhasil di Emirates. Mereka juga sudah mengecap 13 berhasil dari 4 performa di kandang.

” Selaku suatu tim, Arsenal sudah sanggup mengalami halangan yang berat. Mereka belum sempat menempuh adu denda di sesi gugur Aliansi Champions lebih dahulu. Jadi, keyakinan diri yang muncul dari kemenangan ini akan tidak terbatas,” cakap Ferdinand, semacam diambil halaman UEFA.

Tidak hanya Raya, 4 pemeran berarti Arsenal di masa ini pula sanggup melaksanakan tepercaya dengan bagus di sesi adu denda. Mereka merupakan Martin Odegaard, Kai Havertz, Tiang, serta Declan Rice.

Perasaan aduk campur dialami bek tengah tua Porto, Pepe. Beliau memperhitungkan pemeran Porto sudah memperkenalkan penampilan amat bagus cocok dengan bimbingan instruktur, namun mereka tidak asian alhasil kandas maju ke tahap selanjutnya.

” Kita merupakan regu yang membagikan Arsenal masa- masa susah di 2 peperangan ini. Namun, kita sepatutnya dapat tampak lebih bagus lagi serta mengecap berhasil,” tutur Pepe yang berumur 41 tahun, dikutip A Bola.

Sehabis balik memuncaki klasemen Aliansi Inggris, Arsenal mengejar tujuan yang lain, ialah mendobrak sesi perempat akhir Aliansi Champions kali awal semenjak versi 2009- 2010. Syaratnya, mereka harus membalikkan ketertinggalan hasil akumulasi, 0- 1, dari Porto di Stadion Emirates, Rabu( 13 atau 3 atau 2024) jam 03. 00 Wib.

Telah amat lama untuk Arsenal buat menyandang sebutan 8 regu terbaik Eropa. Pada rentang waktu 2010- 2011 sampai 2016- 2017,” Sang Bedil pekatu” memanglah senantiasa mendobrak tahap gugur Aliansi Champions, namun mereka tidak sempat sanggup berhasil atas lawan- lawan di sesi 16 besar.

Sehabis memberhentikan bolos 7 masa di Aliansi Champions, Arsenal mempunyai kans terbaik buat membenahi memo mereka di pertandingan antarklub terelite di Eropa itu pada masa ini. Mereka mempunyai Administrator Mikel Arteta, salah satu ahli siasat belia yang visioner serta mempraktikkan siasat modern, kemudian ditempati pemain- pemain belia bermutu.

Walaupun hendak mengawali peperangan kedua sesi 16 besar anti Porto dengan peran, 0- 1, Arsenal senantiasa mempunyai kesempatan besar buat membalikkan kondisi itu. Mereka mempunyai ingatan bagus pada masa 2009- 2010 kala buat terakhir kalinya dapat lulus ke sesi 8 besar Aliansi Champions.

Kala itu, Arsenal menghilangkan Porto. Seragam dengan masa ini, Arsenal pula mengalami peperangan kedua dengan peranan buat membalas kegagalan di Portugal. Sang Bedil pekatu rebah, 1- 2, di markas Porto, Stadion Do Dragao, kemudian menunjukkan superioritas telak dengan memusnahkan Porto, 5- 1, di Emirates. Donasi hattrick penyerbu, Nicklas Bendtner, dilengkapi oleh Samir Nasri serta Emmanuel Eboue.

Dalam 3 masa terdahulu bertemu di Aliansi Champions, Arsenal tidak sempat menaklukkan Porto di Do Dragao. Memo terbaik mereka cuma main timbal 0- 0 pada tahap tim masa 2006- 2007.

Rekor itu tidak butuh membuat skuad serta pendukung Sang Bedil pekatu jengkel. Karena, pada 3 perlombaan kandang melawan Porto, mereka tidak kesusahan buat menaklukkan delegasi Portugal itu.

Pada masa 2006- 2007, Thierry Henry serta Aleksandr Hleb menolong Arsenal menaklukkan Porto, 2- 0, di London. 2 masa berjarak, kesempatan brace tiap- tiap dari Robin van Persie serta Emmanuel Adebayor membenarkan kelebihan, 4- 0, Arsenal atas raksasa dari Portugal itu.

Arteta mengatakan Porto sudah terletak di benak dirinya serta semua skuad Arsenal seusai berhasil atas Brentford di Aliansi Inggris, Sabtu( 9 atau 3 atau 2024). Beliau mengatakan, pemeran Sang Bedil pekatu amat bergairah buat mengecap capaian terkini untuk klub dalam 14 tahun terakhir.

” Kita dapat mencapai suatu yang belum sempat kita miliki sepanjang 14 tahun( lulus ke sesi 8 besar). Itu merupakan tantangan yang terdapat di hadapan kita,” tutur Arteta dikutip halaman klub, Senin( 11 atau 3 atau 2024).