Boeing Terbukti Tidak Lolos Pemeriksaan Keamanan

Boeing Terbukti Tidak Lolos Pemeriksaan Keamanan

Boeing Terbukti Tidak Lolos Pemeriksaan Keamanan – Tubuh Penerbangan Federal Amerika Sindikat menciptakan perkara sungguh- sungguh pada Boeing. Kreator pesawat itu kandas pada 33 dari 89 pengecekan keamanan.

Kekalahan itu dibeberkan alat AS, The New York Times, pada Senin( 11 atau 3 atau 2024) siang durasi New York ataupun Selasa dini hari Wib. Informasi kekalahan itu terbongkar sebagian jam sehabis terdapat berita kematian John Barnett.

Mantan karyawan Boeing itu jadi saksi kunci pengecekan daulat AS atas rumor keamanan Boeing. Di tengah cara pengecekan, Barnett dikabarkan berpulang di salah satu penginapan di South Carolina. Penjelasan sedangkan mengatakan, Barnett berpulang sebab bunuh diri.

Boeing jadi target serangkaian pelacakan, tercantum terpaut Barnett serta bermacam musibah pada produksinya. Pelacakan Tubuh Penerbangan Federal( FAA) terpaut musibah Alaska Airlines pada dini Januari 2024.

FAA melaksanakan 89 uji pada cara penciptaan Boeing. Dalam 1, 5 bulan pengecekan, FAA mengecek cara penciptaan pesawat Boeing. Pengecekan tercantum pada Antusiasme Aerosystem, agen panel yang bebas dalam penerbangan Alaska Airlines.

Antusiasme kandas di 7 dari 13 pengecekan terpaut musibah Alaska Airlines. Hingga 2015, Antusiasme jadi anak upaya Boeing. Belum lama, Antusiasme dipisahkan serta jadi anak upaya sendiri.

Kekalahan itu, antara lain, terpaut pintu ruang barang serta jendela kokpit. Satu hari saat sebelum hasil pengecekan FAA terbongkar, salah satu pesawat Alaska Airlines terbuka pintu kargonya di tengah penerbangan.

Dalam pengecekan terpaut salah satu tipe pintu yang digarap Antusiasme, interogator menciptakan 5 permasalahan. Wujudnya, antara lain, pertanyaan pemasangan ke tubuh pesawat.

Interogator merumuskan, Boeing serta pemasoknya kandas memastikan tipe wawasan yang diperlukan pekerja dalam cara penciptaan. Akhirnya, pekerja tidak sanggup bekerja dengan bagus.

Dalam statment pada Selasa( 12 atau 3), Boeing berterus terang lalu mempraktikkan koreksi buat tingkatkan keamanan. Boeing serta FAA tengah mencari metode supaya pengecekan mutu serta jumlah penciptaan naik. Saat ini, FAA menghalangi kapasitas penciptaan selaku pesawat Boeing.

Sedangkan itu, Komisi Interogator Musibah Pemindahan( TAIC) Selandia Terkini sudah mengambil rekaman dialog angkasawan LATAM. Pesawat LATAM arah Sydney, Australia, ke Auckland, Selandia Terkini, pada Senin petang syok di tengah penerbangan. Paling tidak 50 dari 263 penumpang serta badan pesawat Boeing 787 Dreamliner itu luka dalam kejadian itu.

TAIC melaporkan, musibah terjalin di area hawa global. Sebab itu, wewenang pelacakan kemampuan kejahatan jadi wewenang daulat penerbangan Chile ataupun Direccion General de Aeronautica Civil( DGAC).” TAIC mengakulasi fakta terpaut pengecekan, tercantum mengambil rekaman suara serta informasi penerbangan,” begitu statment TAIC.

Kejadian pesawat LATAM, kongsi Chile, jadi ingatan kurang baik pada penumpangnya.” Penumpang 2 bangku di sisi aku terlempar ke lelangit. Aku pikir aku lagi berangan- angan,” tutur salah seseorang penumpang, Brian Jokat.

Masyarakat Kanada yang bermukim di Inggris itu mengatakan, banyak orang yang menggunakan sabuk pengaman terikat di kursinya. Sedangkan yang tidak mengenakan sabuk pengaman terlempar ke lelangit sepanjang pesawat syok.” Ini bukan gejolak yang sempat aku natural di penerbangan lain. Orang terlempar ke lelangit kabin, kemudian terempas ke gang,” ucapnya.

Produsen pesawat Amerika Sindikat, Boeing, teruji tidak bibir69 menaati persyaratan kontrol kualitas penciptaan. Daulat menciptakan fakta beraneka ragam permasalahan dalam cara penciptaan raksasa angkasa itu. Akibatnya, beberapa penumpang menyangkal melambung dengan Boeing.

Penemuan itu dikatakan Administrasi Penerbangan Federal( FAA) AS pada Senin( 4 atau 3 atau 2024) siang durasi Washington DC ataupun Selasa dini hari Wib.” FAA mengenali permasalahan ketidakpatuhan dalam pengaturan cara manufaktur Boeing, penindakan serta penyimpanan kaum cadang, dan pengaturan produk. FAA membagikan rincian ini pada khalayak selaku pembaruan atas pelacakan yang lagi dicoba tubuh itu,” begitu statment tercatat FAA.

Kesimpulan sedangkan itu didasarkan pengecekan sepanjang 6 minggu. Pengecekan dipicu lepasnya ganjal pintu kiri tengah kabin Boeing 737 MAX 9 yang dipakai Alaska Airlines 1282. Kejadian itu terjalin dikala melambung di ketinggian nyaris 5 km pada 5 Januari 2024.

FAA mengecek pabrik Boeing serta agen panel kabin dalam kejadian 5 Januari, Antusiasme AeroSystems. FAA belum merinci perbaikan- perbaikan yang wajib dicoba Boeing serta Antusiasme, namun telah mengirimkan ijmal temuannya pada kedua industri itu.

FAA mengatakan sudah terdapat informasi dengan cara terpisah terpaut dengan pengecekan saat ini. Dalam informasi itu antara lain dibeberkan antara dalam adat keamanan Boeing. Antara itu antara lain putusnya komunikasi manajemen serta pegawai. Tidak hanya itu, beberapa pegawai pula khawatir diberi ganjaran bila memberi tahu pelanggaran ketentuan keamanan.

Merespons hasil audit FAA, Boeing melaporkan telah memperoleh cerminan mengenai apa yang wajib dicoba dari hasil audit FAA serta informasi panel pengawas pakar. Boeing melaporkan lagi dalam dialog buat membeli Antusiasme Aerosystem.

Hingga 2005, Antusiasme sedang jadi bagian Boeing. Belum lama, industri yang membuat beberapa tubuh pesawat buat Boeing itu berakhir tubuh hukum dari Boeing. Pertanyaan penemuan FAA, Antusiasme melaporkan lagi berbicara dengan Boeing serta FAA buat memastikan perbuatan lanjut.

Minggu kemudian, Kepala FAA Mike Whitaker berkata, Boeing wajib meningkatkan konsep menyeluruh menanggulangi permasalahan sistemik pengaturan mutu. Boeing diberi 90 hari buat pengembangan konsep itu.

Permohonan FAA di informasikan dalam pertemuan dengan atasan Boeing Dave Calhoun pada 27 Februari 2024. Bagi Whitaker, audit FAA buat memandang sistem di Boeing. Pengaudit mencari ketahui metode inspeksi, di mana inspeksi dicoba, dan interaksi Boeing dengan para pemasoknya.

Dalam statment pada Januari 2024, Calhoun berkata komitmen industri membenarkan kontrol kualitas.” Apa juga kesimpulan akhir yang digapai, Boeing bertanggung jawab atas apa yang terjalin. Peristiwa semacam ini tidak bisa terjalin pada pesawat yang pergi dari pabrik kita. Kita wajib melakukan lebih bagus buat klien serta para penumpang,” tutur Calhoun.

Dalam statment dengan cara terpisah, Boeing berterus terang mendanakan besar buat daya kegiatan. Terdapat akumulasi 10 persen pada karyawan metode serta 11 persen di manufaktur. Boeing pula menaikkan jumlah interogator mutu pesawat sebesar 20 persen serta sedang berencana merekrut lalu. Jumlah pegawai bermutu pula naik 25 persen.

Boeing mengatakan 1. 300 pesawat versi 737 MAX melambung tiap hari. Pesawat- pesawat itu mengangkat pada umumnya 700. 000 penumpang.” Keandalan dalam layanan keluarga 737 MAX terletak di atas 99 persen serta ini pula tidak berubah- ubah pada bentuk pesawat menguntungkan yang lain,” begitu statment Boeing.

Kejadian Alaska Airlines membuat kepala program Max serta beberapa administratur lain diberhentikan Boeing. Penguraian dicoba di tengah dakwaan Boeing lebih memprioritaskan keuntungan dibanding dengan kurangi ancaman.

FAA sudah mempersoalkan serangkaian penyusutan mutu Boeing sepanjang bertahun- tahun. Pada tahun 2021 Boeing melunasi kompensasi 6, 6 juta dollar AS. Kompensasi itu dampak Boeing melanggar ketentuan pengaturan kualitas serta agunan keamanan.

Pada Desember 2023, FAA memohon bermacam pesawat mengecek armada 737 Max mereka. Permohonan menyusul penemuan baut longgar dalam pengecekan teratur di salah satu kongsi.

Dalam informasi Badan Keamanan Pemindahan Nasional( NTSB) AS pada Februari 2024 dibeberkan, 4 baut di pesawat Alaska Airlines lenyap. NTSB sedang menyelidiki, kenapa kelengahan itu dapat terjalin.

Versi Max telah sempat dilarang melambung sesudah musibah 737 Max 8 di Etiopia pada Maret 2019. Sesudah kejadian itu, dalam salah satu telaah opini di AS ditemui, nyaris 70 persen responden tidak ingin ataupun ragu melambung dengan Boeing.

Sehabis mengenali terdapat permasalahan keamanan pesawat, 57 persen berterus terang tidak ingin melambung dengan MAX. Terdapat 13 persen responden yang tidak sangat percaya FAA mengutamakan keamanan penumpang serta badan kala memastikan apakah suatu pesawat pantas buat melambung.

Tetapi, hingga saat ini sedang terdapat keragu- raguan dari pelanggan. Sehabis kejadian Alaska Airlines, telaah opini AP- Norc hal keamanan ekspedisi hawa membuktikan nyaris sepertiga masyarakat AS yang disurvei berterus terang tidak percaya pesawat 100 persen nyaman dari kehancuran sistemis.” Aku tidak ingin melambung dengan pesawat tipe MAX apa juga. Kejadian pada Alaska itu fakta nyata Boeing belum membenarkan perkaranya. Banyak sahabat aku pula tidak ingin lagi melambung dengan pesawat Boeing. Kita lihat dahulu apa pesawatnya, terkini ingin melambung,” tutur Belén Estacio, masyarakat Florida, pada CNN.