Kemungkinan Besar Antonio Conte Akan Ke AC Milan

Kemungkinan Besar Antonio Conte Akan Ke AC Milan

Kemungkinan Besar Antonio Conte Akan Ke AC Milan – Para petinggi AC Milan mulai jengkel dengan keadaan timnya menyusul hasil imbang 2- 2 mengalami regu papan dasar Salernitana. Opsi buat mengubah Stefano Pioli selaku arsitek regu pada akhir masa kembali terbuka. Ignazio Abate serta Antonio Conte digadang- gadang selaku calon pengganti Pioli. Hendak namun, Conte memiliki kans yang lebih kokoh sebab lebih dahulu pernah berhubungan dengan Milan.

Turbulensi terjalin di badan Milan seusai hasil imbang mengecewakan melawan Salernitana. Posisi Pioli di sofa kepelatihan Milan kembali digoyang. Setiap hari La Gazzeta dello Sport, Pekan( 24/ 12/ 2023), menulis, Pioli saat ini lagi dalam tekanan hebat menyusul hasil kurang memuaskan yang kembali diraih Milan. Dalam 3 pertandingan terakhir, Milan cuma sanggup mencetak satu kemenangan. Di sisi lain, kiprah” Rossoneri” di Liga Champions Eropa pula terhenti di fase tim.

”( Kinerja) Pioli dipertanyakan tidak semacam umumnya kemarin. Klub kecewa serta takut,” tulis La Gazzeta dello Sport.

Di tengah sorotan terhadap Pioli, owner Milan, Gerry Cardinale, mengadakan rapat penilaian terhadap kinerja Pioli. Pernah terdapat opsi buat mendepak Pioli sehabis laga melawan Salernitana. Tetapi, Milan membuka mungkin buat mengubahnya pada akhir masa nanti. La Gazzeta mengatakan, opsi mengubah Pioli pada akhir masa terkategori rasional karena ia masih memperoleh sokongan dari para pemain sampai dikala ini.

Kontrak Pioli bersama Milan masih tersisa sampai Juni 2025. Tetapi, pihak klub diucap siap mengambil langkah yang dibutuhkan, tercantum memecatnya, apabila Milan kandas menembus 4 besar di klasemen Liga Italia pada akhir masa.

Buat itu, petinggi klub telah membicarakan beberapa nama. Hasilnya, Abate serta Conte dinilai dapat jadi opsi pengganti Pioli. Abate merupakan mantan bek kanan Milan yang saat ini menanggulangi Milan U- 19. Ada pula Conte tengah menganggur sehabis dipecat Tottenham Hotspur pada Maret 2023.

Tidak hanya La Gazzeta, media Italia yang lain, Calciomercato, ikut memperhitungkan kans Conte mengambil alih Pioli lebih besar dibanding Abate. Conte dikira dapat membetulkan kelemahan Milan dikala ini, ialah rendahnya babe138 keseriusan game serta kerapuhan di lini pertahanan.

Cuma saja, terdapat beberapa perihal yang mesti dipersiapkan Milan dikala mengontrak Conte. Awal, selaku pelatih besar, Conte mempunyai nilai kontrak yang tidak murah. Di samping itu, sebagaimana lebih dahulu, Conte cenderung menuntut kepada pihak klub buat mendatangkan pemain yang ia mau.

Pemain- pemain yang dimohon Conte umumnya tidak sering yang mempunyai harga murah. Watak menuntut ini pula pernah membuat Conte memutuskan menyudahi selaku pelatih Inter Milan pada 2021 sebab pihak Inter tidak bersedia menyanggupi permintaan transfer Conte.

Hendak namun, Milan diucap memiliki kepercayaan kalau Conte hendak bersedia menerima pendapatan yang lebih rendah dari yang dia terima di Inter serta pula Spurs.

Merekrut Conte dapat jadi satu opsi pintar. Tetapi, Milan butuh mengingat apa yang terjalin pada Conte di masa akhir kepelatihannya di Spurs. Masa awal Conte di Spurs berakhir manis sehabis sanggup bawa klub dari London Utara itu menembus peringkat 4 besar. Tetapi, segalanya berganti di masa kedua.

Hubungannya dengan suporter memburuk sebab penyusutan performa Spurs. Tidak hanya itu, Conte pula ikut serta perselisihan dengan para pemain serta pula dengan Presiden Spurs Daniel Levy. Para pemain kurang menggemari pendekatan Conte yang terkesan keras. Apabila tidak diduga, bukan tidak bisa jadi masa kelam Conte di Spurs hendak kembali terulang di Milan.

Paris Saint- Germain wajib berterima kasih kepada AC Milan sebab jadi salah satu penentu krusial untuk melajunya mereka ke babak 16 besar Liga Champions masa ini. Tidak cuma akibat kemenangan Milan atas Newcastle, tiket ke fase gugur PSG pula ditentukan berkat performa apik pemain didikan” I Rossoneri”, ialah Gianluigi Donnarumma.

Game PSG amat dominan pada laga pamungkas Tim F melawan Borussia Dortmund, Kamis( 14/ 12/ 2023) dini hari Wib, di Stadion Signal Iduna Park. Inisiatif serbuan dicoba anak asuhan Luis Enrique yang memburu 3 poin supaya memegang takdir mereka sendiri buat tampak ke babak berikutnya.

Walaupun usaha keras PSG cuma berbuah hasil imbang, 1- 1, semesta masih berpihak kepada” Les Parisien”. Pada laga lain yang berlangsung di Stadion St James’ Park, Milan bawa kembali kemenangan, 2- 1, atas tuan rumah, Newcastle United.

Hasil itu telah lumayan untuk PSG buat mendampingi Dortmund mewakili Tim F ke fase gugur. PSG serta Milan mengakhiri babak penyisihan dengan koleksi poin bersama 8, namun juara Liga Perancis berhak posisi lebih baik sebab keunggulan agregat rekor pertemuan.

Presiden PSG Nasser al- Khelaifi, yang mendampingi regu di Signal Iduna Park, mengakui sasaran mereka buat lolos selaku juara tim meleset. Tetapi, keberhasilan PSG melaju dari tim berat yang penuh rintangan, katanya, meyakinkan skuad asuhan Enrique sudah terletak di trek yang benar.

” Kami menempuh banyak pertandingan susah di babak tim ini. Kami sangat bahagia melaju dari tim berat. Kami puas dengan capaian ini,” ucap Al- Khelaifi dikutip halaman UEFA.

Enrique meningkatkan, PSG merupakan regu yang tengah dalam periode dini pertumbuhan pada masa perdananya mengetuai di Paris. Di luar penampilan melanda yang lebih dominan, Enrique menyanjung kedewasaan performa anak asuhannya yang bermain disiplin serta tidak sangat mengambil resiko yang dapat merugikan diri sendiri.

” Tidak terdapat regu yang berharap berjumpa kami di babak berikutnya walaupun kami finis kedua di tim ini. Aku percaya kami hendak jauh lebih kokoh di bulan Februari( agenda babak 16 besar),” kata Enrique kepada Canal+.

Ada pula Milan jadi salah satunya duta Liga Italia yang kandas melaju ke babak 16 besar. Mereka hendak melanjutkan partisipasi di Liga Europa sehabis menyegel peringkat ketiga Tim F.

Rafael Leao, penyerang sayap Milan, menyebut skuad Milan sanggup menampilkan mentalitas besar di Eropa buat mengalahkan Newcastle. Itu merupakan kemenangan kedua Milan dari 15 laga tandang mengalami regu Inggris di Liga Champions.

Pemain asal Portugal itu mengakui kecewa kemenangan atas Newcastle kandas bawa Milan bertahan di kompetisi antarklub Eropa terakbar itu. Walaupun begitu, mereka mempunyai tekad besar buat mengejar prestasi di Liga Europa.

” Kami sudah menuntaskan tugas kami dengan baik, namun nasib kami didetetapkan oleh laga lain. Saat ini kami mau memenangkan Liga Europa yang belum sempat diraih Milan,” kata Leao dikutip La Gazzetta dello Sport.

Pencetak berhasil penyama peran Milan, Christian Pulisic, pula mengambil hikmah dari hasil fase tim Liga Champions.” Paling tidak kami dapat penuhi salah satu sasaran, ialah bertahan di( kompetisi) Eropa,” ucap Pulisic.

Donnarumma merupakan aspek kunci keberhasilan PSG bebas dari 3 kekalahan beruntun di laga tandang Tim F. Pemain yang menempuh debut di regu senior Milan semenjak berumur anak muda itu melaksanakan 5 penyelamatan berarti yang menjauhi Les Parisienpulang dengan tangan hampa.

Skema transisi serbuan balik kilat Dortmund berulang kali merepotkan trio bek PSG, ialah Marquinhos, Milan Skriniar, serta Lucas Hernandez. Seandainya gawang PSG tidak dikawal Donnarumma, regu tuan rumah berpeluang mencetak lebih banyak berhasil buat membuat dekat 70. 000 pendukung mereka bergemuruh di tribune.

Kiper regu nasional Italia itu melaksanakan 3 penyelamatan yang melindungi gawangnya nirbobol di babak awal. Karim Adeyemi bawa Dortmund unggul lewat sepakan dari dalam kotak penalti PSG di menit ke- 51. Setelah itu, sehabis gelandang muda Warren Zaire- Emery membandingkan peran berkat tendangan keras pada menit ke- 56, Donnarumma melaksanakan 2 penyelamatan buat melindungi supaya skor senantiasa imbang.

Di sisi lain, PSG pula berupaya buat mengurung pertahanan Dortmund buat mengejar 3 poin. Unggul lewat sumbangan berhasil si bintang, Kylian Mbappe, menit ke- 76, namun berhasil itu dianulir asisten wasit video( VAR) akibat kapten timnas Perancis itu terletak dalam posisi offside saat sebelum menaklukkan kiper Dortmund.